Translate

Thursday, March 22, 2012

i'm stress..help me out!

10 Habits To Avoid Stress And Depression


10 Habits To Avoid Stress And Depression

There are some habits that made everyday useful to avoid stress and depression.  Not all habits that we often do, but if we can do it, chances are we can avoid stress and depression.  Here are 10 habits that can avoid stress and depression so that we can maintain our mental health.

  1. Writing a diary (diary).  Writing is a good way to express feelings.  With no need to filter our every thought, you are free to express your feelings in writing.  You should not be afraid to be judged, criticized, and even criticized by others.  This allows you to express your emotions and feelings freely.
  2. Get enough sleep.  If you feel less sleep a night, can be coupled with a short nap if needed.  Sleep is a good time for our bodies to recover, repair the immune system, brain a chance to rest and regeneration, and also store energy for the next day.
  3. Sports.  Exercise produces natural endorphins, which help us to put ourselves in a good mood.  There are many studies showing that exercise improves mood.  The brain's ability to think also increased immediately after exercise.
  4. Drink lots of water.  Dehydration is often overlooked, yet our bodies are composed of 95% water.  When the body is dehydrated, we will feel lethargic, irritable, and headache.  The body also tends to misinterpret thirst to be feeling hungry, so often the cause of obesity.  Soft drinks or sweetened drinks do not count as water, you should drink water.
  5. Getting enough vitamin D and omega 3 fatty acids (omega-3 fatty acids).  Vitamin D and omega-3 fatty acids are special nutrients that help the brain, but often we do not get enough of the foods we eat.  Now is also a lot of sunscreen products that block the absorption of vitamin D in the skin.
  6. Socialize.  It is now easy to become individualistic because of advances in Internet technology makes everything easy to do yourself.  But the socializing and communicating with others is very useful for our mental health.  Although only 1 hour a day, socializing can enhance our mood.
  7. Meditate or pray.  Many people think of worship and pray only as an obligation.  But worship and pray to have as good effects with meditation for our mental health, which brings us to the feeling of calm and peace.
  8. Thankful and grateful.  Often say thanks and gratitude to others give much positive impact on our lives.  Basically, surely there's always something to be thankful for every day no matter what the circumstances.  If we always think positive, then it also gives a positive impact on our lives.
  9. Eating fruits and vegetables.  Many fruit and vegetables can maintain our bodies, including our brains.
  10. Always smiling and friendly to others.  This is probably the hardest thing to do.  Like if we get caught up in our daily routines, be nice and always smiling becomes increasingly difficult.  Any problems at home or at work does affect our social life.  But if we can please others with our smiles, whatever problems we're facing, certainly a sense of excitement will also come to us by itself.

By doing the 10 habits of the above, you will be able to avoid stress and depression.  Doing good habits is essential to develop and maintain a healthy mind.

the truth of me


say the truth from deep of your heart!!



TADAAAA! Do you dare yourself to take this challenge? Well, I am daring myself to take this challenge. Let's see..

Something that scares me? Besides Allah SWT, I have this insecurity problem that I feel everyone is just fake around me. So called friends? Well sometimes I feel I don't have them. I feel like I am alone. That is what I am most afraid of. I am afraid that I find a way to hurt the people around me. I am afraid that I push the people that love me away. I don't know whether it is only me or there are other people in the world that feel the same way too. I don't know who I should trust anymore. I don't know whether the friends I have now are for the long run or just for a certain period. Sometimes I feel like nobody cares. I try to push those feelings away but I fail to do so.

Sometimes, I feel that I might actually die young. Nowadays, if people don't like a person, they'll do anything to hurt that other person. Words are no longer used. People hurt others physically and I am afraid that I might actually be next victim. Life is scary. Can I just sleep till this world becomes less scary?

Sometimes I am so afraid that people will leave. People no longer could stand me and they just leave. Or maybe without intention, they just go. I cannot imagine myself without the people that matter the most to me.

I make too many mistakes in life. They're just uncountable. I make people hate me. They either show it clearly or do it behind my back. I guess I am just that bad of a person. I don't know what to do to make it better. Is there another way to undo everything? Or do I have to live like this the rest of life? Hated. Period.

People don't see it, or maybe they do. I am actually afraid by a lot of things. I may look tough on the outside. But I am just as fragile as anything would be. I am a person that lives by 'WHAT IF..'. It honestly sucks.

bila hati di sakiti






Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya.
Baik dalam keluarga, bersahabat, mahupun bermasyarakat.
Sebagaimana sifat sedih dan gembira, rasa  ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia.
Apatah lagi,  manusia adalah mahluk yang bersosial, yang dalam setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.
Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam.

Dari masalah yang simple hingga masalah besar, dapat menjadi penyebabnya.
Misalnya bermula dari perbezaan pendapat, adanya konflik atau ketidakserasian, sehingga iri hati dan dengki.
Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama membengkak dalam hati, maka akan tidak sihatlah hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan tidak akan ceria. Lebih parah lagi, perkara ini dapat menjauhkan manusia dari RabbNya. Na’udzubillaahi mindzaalik.

Bagaimana menangani rasa sakit hati, agar tidak menjemput dosa kepada kita sendiri?
Antara petua – petua yang diajarkan oleh Rasulullah untuk dijadikan penawar sakit hati adalah :
1. Muhasabah Diri
Sebelum kita menyalahkan orang lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri. Mungkin kita sakit hati oleh kata – kata saudara kita, padahal dia tak bermaksud menyakiti. Cuba bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita  bersikap demikian.
Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat kesalahan kepadanya.

2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri Hati Dan Dengki
Iri hati dan dengki adalah beberapa ruang  yang menjadi pintu bagi syaitan untuk memasuki hati manusia.
Angan – angan yang berlebihan, dapat membuat seseorang buta dan tuli. Bila tidak dilandaskan iman, seorang yang berangan – angan cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dicitanya.
Demikian sifat iri hati dan dengki. Sifat ini berasal dari kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat material, kehormatan, dan pujian. Manusia tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini.
Rasulullah bersabda,
“Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang. Iaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian membelanjakannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati.
Bila marah telah timbul dalam hati manusia, kadangkala manusia bertindak tanpa pertimbangan akal. Jika akal sudah lemah, tinggallah hawa nafsu. Dan syaitan pun leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkan diri manusia.
Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin menyebutkan bahawa Iblis pernah berkata, “Jika manusia keras hati, maka kami akan membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola.”

4. Memupuk Sifat Pemaaf.
“Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” Surah Al-A’raf : 199.
Allah sang Khaliq, Maha Pemaaf terhadap hambaNya. Tak kira sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika dia bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya.
Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepatutnya berlaku sombong, dengan tidak mahu memaafkan kesalahan orang lain, sebelum dia meminta maaf. Insya Allah, dengan begitu, hati akan lebih terasa lapang.
Rasulullah bersabda,
“Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).

5. Husnuzon (Berprasangka Baik).
Allah berfirman:
“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebahagian kalian mengejek sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat : 12).
Tentu, perkara ini  yang tidak benar. Setiap muslim harus mengawasi diri terhadap titik-titik  yang cenderung untuk  memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.

6. Ikhlaskan Diri.
Ikhlas adalah kata yang ringan untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukanOrang yang ikhlas dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah. Dia tidak memiliki jiwa yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan kenikmatan, maka dia bersyukur. Bila Allah mengujinya dengan kesusahannya pun, dia bersabar.
Dia selalu percaya bahawa Allah akan sentiasa memberikan yang terbaik kepada hambaNya. Orang yang ikhlas akan lebih mudah menangani hatinyanya untuk selalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Hanya kepadaNyalah dia mengantungkan harapan.

Memaafkan  adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah,
Sebagai balasannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga.
Kadangkala, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain.
Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan boleh benar-benar bahagia sebelum memberi maaf..